You know where to find me when the world goes down.
Cinemas.
Book store.
Beach.
Mountain.
Or
A cafe.
Siang ini aku menyerah. Being a mother is not for everyone dan rasanya aku sedang berada dalam kalimat ciptaanku sendiri barusan.
Melahirkan anak tak serta merta menjadikanmu ibu. Menjadi ibu juga tak serta merta menjadikanmu ahli surga seperti yang dijanjikan. Dan menjadikanmu ahli surga, jelas memerlukan versi lebih dari yang sekarang kau usahakan.
Seriously.
It is hard.
Aku merasa sedang berada dalam pusaran kelelahan. Seharusnya aku malu mengatakannya, lihatlah wanita lain beranak pinak dan mereka sewaras kelihatannya.
Lihatlah semua orang punya anak lebih dari satu dan tidak ada chaos dalam hidup mereka, atau setidaknya tidak ada chaos dalam otak mereka.
Look at me. Look at my words. This motherhood is not for everyone. And heaven is not for every mother. I dont care with heaven, I just care about how to feed a baby. A walking baby.
Look at me closely.
Aku mengantar anakku ke daycare di HARI MINGGU dan aku sedang tidak puasa, jadi aku melangkahkan kakiku menuju bioskop setelahnya. Dan sekaligus makan. Really.
Dunia akan memanggilku ibu sialan. Dan terserah, like I care. They dont wear my shoes.
Jadi, sedari pagi Jingga menolak makan, any food, even I tried INDOMIE OH MY GAWD I AM SO SORRY dan aku entah bagaimana, sedang sangat lelah, you know it is more like exhausted. Not with peop but inside me.
Aku gerah dengan SEMUA tetanggaku yang menyerahkan bayi mereka pada ibu mertua mereka atau pembantu merangkap baby sissy mereka tapi mereka terus mempertanyakan keputusanku menitipkan Jingga pada daycare. Can you see the pictures?
Para pengasuh mereka, termasuk ibu mertua dan ibu kandung, bangun saat bayi bangun, sementara orang tua aslinya, masih terlelap. Pengasuh memberi makan bayi dan orang tua asli bisa bersantap santai or even having dates or watching movies.
Hello world, can you see the picture? Oh please stop judging me, you treat your partner with a very low price.
Lau bayangin ya, pembantu urus rumah sekaligus bayi all day long dan gajinya CUMA Rp. 1.500.000 at max.
Hello world, you are suchs an asshole seriously.
So they arent my problems indeed.
Jadi saat kamu jadi ibu, kamu akan merasa harus mencapai lebih, day to day.
In fact, yang dibutuhkan adalah menjadi diri kita yang lebih baik.
Dan menyerah tidak selalu berarti kalah.
Kadang, melarikan diri dengan perhitungan memang diperlukan demi kedamaian dunia.
Terutama karena anak tidak perlu melihat ibunya gila.
Thats all.
Komentar
Posting Komentar