"memory..
Men..."
Hahaha...
17tahun yang lalu.
12tahun hidupku,aku habiskan di salah satu pulau terbesar di negara ini. Sumatera.
Dari Pekanbaru dengan pasar bawahnya yang terkenal sebagai sentranya keramik khas Cina,lalu beranjak ke Kota Duri-Riau dimana mayoritas orang minang yang bekerja di perusahaan tambang terkenal kala itu,Caltex.Tapi mereka tetap memegang kuat kebiasaan masyarakat minang,gotong royong. Lanjut, aku pun memijakkan kakiku di Kota Medan. Kota terakhir di pulau Sumatera ini juga menyimpan sejuta kenangan manis yang mungkin hanya manis bagiku. Yang pasti..seorang sahabatku masih setia tinggal dikota itu dan bahkan tak pernah melupakanku.
5tahun aku merasakan nikmatnya alam Sumatera,tanpa terasa aku pun ternyata harus kembali lagi berpindah,mengikuti alm.papa yang ketika itu memilih pensiun dini. Kami ber 5 kemudian "pulang" ke Jawa. Jogjakarta.
Awalnya aku depresi dan frustasi dengan keadaan kami yang selalu berpindah-pindah. Capek,lelah, dan pastinya sedih luar biasa karena harus meninggalkan teman-teman di setiap kota yang kami tinggali.
Tapi..lambat laun kehidupan Jogja dengan alamnya, kebudayaannya, ritme,keberagaman dan atmosphere-nya menenggelamkanku dalam kenyamanan.
Well, i should admite it that Jogja is the most cozy city i've had ever lived in. But its jogja 13years ago. Before all the hettic,traffic and population expansion,not to mention hotels, shopping malls and apartment, dominant the city.
Setiap saat di Jogja membuatku tersadar betapa indahnya negara ini.
Membuatku selalu bersyukur bahwa aku sempat di berikan kesempatan luar biasa oleh Allah untuk mengenal semua keberagaman Suku,Agama,dan Ras. I feel soo blessed for that.
JOGJA..
its where my real life story begun..
The joy of my teenage years,the frustating moments as collage student..and the love story that some still remain.
JoGJA..
Kata orang,mereka yang pernah tinggal di Jogja pasti g akan mau pulang kekampungnya..(and that is where the population explosive start from). Mantan Mahasiswa/i yang pernah kuliah di Jogja kemudian bekerja,menetap,dan menemukan cinta di kota itu.
JOGJA..
Tempat begitu banyak jiwa-jiwa muda berkumpul menuangkan segala ide dan kreatifitas mereka dalam segala hal yang mungkin belum sepenuhnya mampu difasilitasi oleh kota itu.
Sebuah model Mini Indonesia saat Sumpah Pemuda di gaungkan. Ketika SARA bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk saling membantu, menyayangi dan berkumpul berbagi suka maupun duka.
JOGJA..
Semoga selalu damai dan rukun. Karena kesederhanaan Jogja lah yang membuat banyak jiwa merindukannya..
And JOGJA..
Its where the Sailors Find Each Others
Gud nite all...
#edisimomongbayi
#dipercepat
Men..."
Hahaha...
17tahun yang lalu.
12tahun hidupku,aku habiskan di salah satu pulau terbesar di negara ini. Sumatera.
Dari Pekanbaru dengan pasar bawahnya yang terkenal sebagai sentranya keramik khas Cina,lalu beranjak ke Kota Duri-Riau dimana mayoritas orang minang yang bekerja di perusahaan tambang terkenal kala itu,Caltex.Tapi mereka tetap memegang kuat kebiasaan masyarakat minang,gotong royong. Lanjut, aku pun memijakkan kakiku di Kota Medan. Kota terakhir di pulau Sumatera ini juga menyimpan sejuta kenangan manis yang mungkin hanya manis bagiku. Yang pasti..seorang sahabatku masih setia tinggal dikota itu dan bahkan tak pernah melupakanku.
5tahun aku merasakan nikmatnya alam Sumatera,tanpa terasa aku pun ternyata harus kembali lagi berpindah,mengikuti alm.papa yang ketika itu memilih pensiun dini. Kami ber 5 kemudian "pulang" ke Jawa. Jogjakarta.
Awalnya aku depresi dan frustasi dengan keadaan kami yang selalu berpindah-pindah. Capek,lelah, dan pastinya sedih luar biasa karena harus meninggalkan teman-teman di setiap kota yang kami tinggali.
Tapi..lambat laun kehidupan Jogja dengan alamnya, kebudayaannya, ritme,keberagaman dan atmosphere-nya menenggelamkanku dalam kenyamanan.
Well, i should admite it that Jogja is the most cozy city i've had ever lived in. But its jogja 13years ago. Before all the hettic,traffic and population expansion,not to mention hotels, shopping malls and apartment, dominant the city.
Setiap saat di Jogja membuatku tersadar betapa indahnya negara ini.
Membuatku selalu bersyukur bahwa aku sempat di berikan kesempatan luar biasa oleh Allah untuk mengenal semua keberagaman Suku,Agama,dan Ras. I feel soo blessed for that.
JOGJA..
its where my real life story begun..
The joy of my teenage years,the frustating moments as collage student..and the love story that some still remain.
JoGJA..
Kata orang,mereka yang pernah tinggal di Jogja pasti g akan mau pulang kekampungnya..(and that is where the population explosive start from). Mantan Mahasiswa/i yang pernah kuliah di Jogja kemudian bekerja,menetap,dan menemukan cinta di kota itu.
JOGJA..
Tempat begitu banyak jiwa-jiwa muda berkumpul menuangkan segala ide dan kreatifitas mereka dalam segala hal yang mungkin belum sepenuhnya mampu difasilitasi oleh kota itu.
Sebuah model Mini Indonesia saat Sumpah Pemuda di gaungkan. Ketika SARA bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk saling membantu, menyayangi dan berkumpul berbagi suka maupun duka.
JOGJA..
Semoga selalu damai dan rukun. Karena kesederhanaan Jogja lah yang membuat banyak jiwa merindukannya..
And JOGJA..
Its where the Sailors Find Each Others
Gud nite all...
#edisimomongbayi
#dipercepat
Komentar
Posting Komentar